Langkah Pribadi Mencegah Korupsi


Ayo Cegah Korupsi

Oleh: Solihin

Seperti kita ketahui bersama bahwa negara Indonesia merupakan bagian dari negara dengan tingkat korupsi terbesar didunia, berdasarkan data yang diperoleh dari Lembaga Transparency International (TI) merilis data indeks persepsi korupsi (Corruption Perception Index) untuk tahun 2015. Dalam laporan tersebut, ada 168 negara yang diamati lembaga tersebut dengan ketentuan semakin besar skor yang didapat, maka semakin bersih negara tersebut dari korupsi. Skor maksimal adalah 100.

korupsi.JPG

korupsi2.JPG

Adapun Indonesia menempati peringkat ke 88 dengan skor CPI 36. Skor tersebut meningkat dua poin dari tahun 2014 yang berada di peringkat ke 107 dengan skor CPI 34. peningkatan CPI Indonesia ini dipengaruhi oleh kesadaran publik yang meningkat dan juga pencegahan korupsi yang dinilai efektif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan peringkat korupsi yang dimiliki negara Indonesia kita harusnya malu, dikarenakan Indonesia adalah Negara dengan mayoritas penduduk yang memeluk agama islam, dimana islam tidak pernah mengajarkan perbuatan tercela seperti korupsi yang sudah pasti merusak dan merugikan banyak pihak, memperburuk moral dan etika penerus bangsa sebagai generasi dimasa yang akan datang. Saya juga yakin semua agama tidak pernah mengajarkan perilaku yang menyimpang, baik itu agama kristen, budha, hindu dan lainnya. Lantas mengapa tingkat korupsi masih merajalela diseluruh bagian dunia?

Korupsi yang terjadi diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia, merupakan suatu gambaran yang dimiliki oleh sebuah negara yang mencerminkan perilaku dari penduduk dari negara itu sendiri, semakin besar tingkat korupsi sebuah negara itu artinya buruk pula perilaku manusianya. untuk itu perlu adanya kesadaran dalam setiap individu dalam mengatasi tindak korupsi, karena korupsi tidak selalu berkaitan dengan uang dengan jumlah besar, korupsi adalah berbagai bentuk penyelewengan atau penyalahgunaan kewenangan untuk keuntungan pribadi. Korupsi kecil yang kita lakukan tanpa kita sadari juga merupakan bentuk tindakan korupsi, mulanya memang kecil tapi jika dibiarkan terlalu lama akan berdampak besar dan menjadikan kebiasaan buruk pada setiap individu.

Untuk itu, demi mewujudkan kedaulatan dalam suatu negara perlu adanya kesadaran pada setiap individu guna mencegah perbuatan tercela salah satunya adalah tindakan korupsi, karena kemajuan sebuah negara dinilai dari keterampilan dan kesadaran dari masyarakatnya akan arti kejujuran dan tanggung jawab sebagai warna bernegara.

Kepribadian setiap individu merupakan pondasi awal untuk mewujudkan ketertiban, kesadaran dan tanggung jawab guna memajukan perkembangan Indonesia kearah yang lebih baik. Maka dari itu, semuanya kembali pada diri sendiri, jika setiap pribadi berbuat baik orang lain juga akan merasakan dampak baiknya, begitu juga pada sebuah masyarakat, jika setiap warga memiliki kesadaran untuk tidak melakukan tindakan korupsi, maka dalam suatu populasi masyarakat akan tercipta lingkungan yang baik, bersih dan bebas korupsi.

Sebagai warga bernegara kita semua secara pribadi harus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan ketaatan dalam mematuhi peraturan, baik peraturan agama, undang-undang dan peraturan lainnya yang dibuat guna menertibkan dan mensejahterakan kemaslahatan bersama. Untuk itu marilah kita sebagai warga negara yang baik bersama-sama berupaya dalam mencegah tindakan korupsi, diawali dengan berperilaku jujur, disiplin, taat peraturan dan rasa tanggung jawab untuk membangun Indonesia bersih tanpa korupsi.

Langkah kecil yang kita lakukan untuk mencegah korupsi dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, misalnya kedisiplinan dalam mengatur waktu, ini adalah hal yang sering dilanggar dan berangsur menjadi sebuah kebiasaan yang tidak disadari bahwa hal tersebut akan berdampak buruk bagi perilaku pribadi. Karena jika waktu saja kita manipulasi bagaimana dengan hal yang lebih dari itu? manipulasi artinya mengelabui sesuatu yang tidak sepatutnya dilakukan tapi tetap dilakukan seolah tidak ada yang salah, hal itu sering kita dengar dengan istilah korupsi waktu.

Disamping itu ada istilah korupsi lain yang berhubungan dengan kepentingan pribadi dan menurut saya pribadi tindak korupsi bukan sekedar perihal uang tapi segala perbuatan yang mengedepankan kepentingan pribadi untuk kesenangan pribadi tanpa memperdulikan hak orang lain.

Lalu bagaimana cara menanamkan sikap anti korupsi?

  1. Mulailah dengan niat mulia untuk menjadi pribadi yang baik.
  2. Sebagai umat beragama, patuhi dan amalkan ajaran yang disampaikan dalam tuntunan agama masing-masing, baik itu agama islam, kristen, hindu dan budha. Karena pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan.
  3. Tidak menyepelekan segala sesuatu yang sudah menjadi ketetapan dan peraturan, biasanya orang yang suka korupsi adalah mereka yang selalu menyepelekan hal-hal kecil yang dapat merugikan orang lain.
  4. Memiliki rasa tenggang rasa kepada sesama untuk mencegah sikap acuh tak acuh, karena sikap acuh inilah yang menimbulkan perilaku untuk korupsi.
  5. Suka berbagi, karena jika kita suka berbagi dan beramal itu artinya kita memiliki rasa kepedulian antar sesama dan mejauhkan diri dari sifat serakah, sebab korupsi merupakan adalah dampak dari sifat tamak dan serakah.
  6. Mencintai tanah air Indonesia, karena dengan mencintai tanah air kita tidak akan  mungkin merusak tatanan dan aturan negara ini, karena semua peraturan dan undang-undang negara tujuannya adalah untuk kesejahteraan bersama.
  7. Mari bersama-sama melestarikan lingkungan sekitar kita, dengan demikian kita ikut membantu dalam upaya ketertiban dalam bermasyarakat dan merupakan bentuk kepedulian kita terhadap keindahan alam. Ingin Indonesia terlihat indah dan bersih tanpa kasus korupsi? mari tertib dan peduli pada sesama dan sekitar kita.
  8. Bersikap jujur dalam mengemban amanah, baik itu pelajar, pekerja, pejabat dan lain sebagainya, sikap jujur merupakan pondasi awal untuk mengawali sebuah kesuksesan, jika ingin Indonesia sukses mencetak generasi yang luar biasa maka setiap pribadi harus bersikap jujur, Agama kita juga telah mengajarkan kejujuran.
  9. Bergaul atau berteman dengan orang yang baik, ini juga merupakan cara untuk menjauhi perbuatan tercela, karena ada pepatah jika kita bermain api kita pasti terbakar, jika berteman dengan orang penjual parfum pasti akan kebagian wangi parfumnya, begitu juga jika bergaul dengan orang yang suka korupsi, tentu akan ada hasrat untuk ikut serta dalam hal tersebut, maka dari itu bertemanlah dengan orang-orang yang baik yang sudah dewasa dan bijaksana.
  10. Sadar diri, inilah poin penting dalam sebuah kehidupan maupun hidup bernegara, Sadar diri dalam hal ini adalah memahami jati diri dan sadar bahwa kita hidup saling membutuhkan dan ketergantungan. Untuk itu jauhilah sifat ingin menang sendiri, ingin kaya sendiri, ingin unggul sendiri, itu semua adalah sifat-sifat rakus yang menyebabkan seseorang melakukan tindak korupsi.

Itulah langkah pribadi mencegah korupsi menurut penulis, karena sesungguhnya segala perbuatan tercela baik itu korupsi, kriminal ataupun tindakan tercela lainnya semuanya berawal dari watar maupun karakter dan sifat dari masing-masing individu itu sendiri. Dan juga dipengaruhi oleh faktor pergaulan dan lingkungan, untuk itu marilah kita bangun kesadaran dalam diri kita untuk selalu berbuat baik dan melakukan hal yang positif yang membawa dampak baik untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Bayangkan saja jika setiap warga negara Indonesia memiliki kesadaran akan hal ini, tentu ini akan membawa dampak yang positif untuk kemajuan Indonesia kearah yang lebih baik lagi.

Ayo cegah korupsi.. kita bangun kesadaran dan cetak generasi muda untuk Indonesia dimasa yang akan datang tanpa Korupsi!.

Sekian tulisan ini saya akhiri, kurang lebihnya penulis mohon maaf, jika ada salah kata dalam penulisan penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran dari para pembaca.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggarakan KPK dan Blogger Bertuah Pekanbaru

LOGO-KPK-532x600.pngBERTUAHLOGO-768x363.png

#Ayo cegah korupsi

#HAKI2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.